Sabtu, 29 Oktober 2011

Rumah Kita

rumah minimalis alami
ada kehangatan, cinta dan kasih sayang
halaman depan tempat bermain bocah
ruang keluarga pererat kasih sayang

ada sajadah yang slalu terhampar di tengah-tengah
tempat mengadukan semua masalah pada-Nya

pohon-pohon kecil dan rindang
sejukkan mata damaikan hati

rumah kita
tempat sementara kita

4 komentar:

  1. Solusi problem komputer1 November 2011 09.44

    sy suka dg "kebersahajaan-lugas-apa adanya", bukan puisi th50an yg penuh kata2 yg gk ordinary... yang begni ni puisi kejujuran.... hehe, pdhal sy sndr gk bs bikin puisi...maju terus dg puisinya, kawan....

    BalasHapus
  2. waw....saya suka puisi anda,i like it,Ini menyadarkanq Yg rumah q Lgi Kotor jarang Bersih2 :D

    BalasHapus
  3. benar kata orang bijak, rumahku adalah surga ku (tapi hanya sementara). rumah tempat ku berteduh diantara derasnya curah hujan dan teriknya matahari.

    BalasHapus
  4. salam kenal mas,,masih perdana disini

    BalasHapus

"Saya tunggu komentar yang membangun, terima kasih atas komentarnya"